Dalam waktu dekat, CEO BahasaKita Oskar Riandi memastikan aplikasi realtime transkrip suara ke tulisan ini bisa diunduh di Google Play Store sehingga bisa dikonsumsi masyarakat.
"Hari ini kami lakukan beta testing di Google Playstore dulu oleh komunitas yang kami undang. Mungkin minggu depan masyarakat sudah bisa unduh di Google Playstore," kata Oskar kepada CNNIndonesia.com saat acara peluncuran Notula Lisan di Hotel Akmani, Jakarta Pusat, Kamis (21/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Notula Lisan menjadi produk dalam negeri di tengah gempuran layanan berbasis perintah suara seperti Google Assistant, Siri hingga Amazon Echo.
"Bahasa adalah aset bangsa. Kita harus menguasai teknologinya lebih dari siapapun juga. Jangan sampai kita tergantung pada produk teknologi lebih dari siapapun juga. Jangan sampai kita tergantung produk teknologi bahasa bukan buatan anak bangsa," kata Oskar.
Annisa terdiri dari modul speech to text, natural-language understanding, text to speech dan modul Application Programming Interface pihak ketiga. (jnp/evn)