Facebook, Instagram, WhatsApp Dikeluhkan 'Down' Hampir 12 Jam

CNN Indonesia | Kamis, 14/03/2019 10:15 WIB
Facebook, Instagram, WhatsApp Dikeluhkan 'Down' Hampir 12 Jam Ilustrasi (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Netizen masih mengeluhkan Facebook, Instagram, dan WhatsApp yang lumpuh (down) setelah hampir 12 jam layanan ini terganggu.

Laporan mengenai gangguan terhadap tiga layanan ini sudah terjadi sejak Rabu (13/3) pukul 23:00 WIB, seperti tampil pada laporan di situs Down Detector dan Outage Report.

Beberapa pengguna melaporkan mereka tak bisa mengirim gambar lewat WhatsApp. Namun, layanan perpesanan itu masih bisa digunakan untuk mengirim pesan teks.


Keluhan ini muncul hampir bersamaan dengan memburuknya layanan Instagram dan Facebook. Sejak semalam pengguna mengeluhkan mereka kesulitan mengeposkan status pada akun Facebook dan Instagram mereka. Hal ini masih berlanjut hingga pagi ini.



Netizen pun meramaikan tagar #FacebookDown, #InstagramDown, dan #WhatsAppDown. Ketiganya menjadi topik terpopuler di dunia dan di Indonesia. Topik Facebook dan Instagram telah populer sejak sekitar tengah malam. Sejam kemudian topik soal WhatsApp yang bermasalah ikut menjadi topik populer di Twitter.

Akun @Naufal_F20 yang tidak sadar adanya masalah pada ketiga layanan ini sudah mengisi kuota lantaran mengira masalah terjadi pada paket datanya.



Pengguna @nanikinan12 berkomentar pantas saja ponselnya sepi notifikasi.



Sementara pengguna lain juga berkomentar kocak soal migrasi para pengguna media sosial yang sedang bermasalah itu ke Twitter hanya untuk berkeluh kesah seperti dicuitkan @HelloDimyati dan @okkyandrianlola.





Akun @jak281296 juga menyebut Twitter hanya sebagai cadangan.



Sindiran itu diakui juga oleh netizen lain @elshatheopani yang menanyakan apakah hanya dia yang memperbarui status di Twitter hanya untuk mencuit dan melihat trending.



Facebook mengakui memang terjadi gangguan pada sejumlah layanannya, Facebook, Facebook Messenger, Instagram, dan WhatsApp. Dalam cuitannya, Facebook meyakinkan pengguna bahwa masalah yang menimpa sejumlah aplikasi miliknya, termasuk Instagram, Facebook, dan WhatsApp, bukan akibat serangan DDoS (denial-of-service). (eks/eks)