Volkswagen Bakal Pangkas 7 Ribu Pekerja Demi Elektrifikasi

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 14/03/2019 16:20 WIB
Volkswagen Bakal Pangkas 7 Ribu Pekerja Demi Elektrifikasi Pabrik Volkswagen di Wolfsburg. (Foto: REUTERS/Fabian Bimmer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pabrikan asal Jerman, Volkswagen, berencana mengurangi hingga 7 ribu pekerja pada 2023. Upaya ini merupakan bagian dari strategi penghematan sekitar 5,9 miliar euro per tahun buat menghadapi era teknologi listrik meskipun sebenarnya para pekerja yang terpangkas sudah masuk masa pensiun.

"Volkswagen akan mempercepat transformasi ... dengan mengambil langkah pada tahun ini untuk memperkuat kemampuan kompetitif pada basis yang berkelanjutan," ujar Volkswagen dalam pernyataan resmi.

Diestimasikan, otomatisasi bakal membuat 5 ribu sampai 7 ribu pekerja terpangkas pada 2023 dan sekitar 11 ribu pekerja lainnya memenuhi syarat untuk pensiun pada tahun-tahun berikutnya.


Volkswagen mengatakan mereka akan meningkatkan investasi pada 'topik masa depan', seperti mobil bertenaga baterai dan teknologi otonomos, pada periode yang sama. Pada November 2018 Volkswagen pernah menyebut akan menginvestasikan 11 miliar euro, peningkatan disebut mencapai sekitar 19 miliar euro.

Ribuan pekerja pasti pergi, namun diprediksi Volkswagen akan menciptakan sekitar 2 ribu pekerjaan baru di bidang pengembangan elektronik dan perangkat lunak.

Diberitakan AFP, Rabu (13/3), Chief Operating Officer Volkswagen Ralf Brandstaetter mengatakan perubahan ini 'membuat Volkswagen cocok untuk era elektrifikasi dan digital'.

Elektrifikasi diperlukan guna menyesuaikan standar emisi kendaraan yang sudah diatur Uni Eropa mulai 2020.

Pada konferensi pers yang sudah dilakukan pada Selasa (12/3) Grup Volkswagen mengungkapkan bakal meningkatkan jumlah model listrik dari merek seperti Volkswagen, Porsche, Audi, dan Skoda menjadi 70 sepanjang satu dekade ke depan. Jumlah itu 20 model lebih banyak dari rencana sebelumnya. (and/fea)