Dalam keterangan resmi, Grab mengakui akan membantu korban untuk melakukan langkah-langkah hukum. Grab mengatakan juga mendukung penindakan hukum yang dilakukan oleh aparat hukum.
"Grab menjelaskan langkah-langkah yang akan ditempuh untuk menuntaskan kasus ini. Kami berkomitmen memberikan dukungan dan bantuan yang dibutuhkan oleh penumpang dan keluarganya," kata Grab dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (20/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GS naik taksi online dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) kawasan Kemang, Jakarta Selatan menuju rumahnya di Jatiwaringin, Jakarta Timur.
"Grab tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk tindak kekerasan dan pelanggaran hukum. Karena itu, kami telah bekerja sama dan mendukung sepenuhnya proses penegakan hukum yang dijalankan pihak kepolisian," kata Grab.
"Bersamaan dengan peluncuran tersebut kami juga memperkenalkan berbagai fitur keamanan seperti tombol darurat, share my ride, dan penyamaran nomor telepon penumpang untuk meningkatkan rasa aman pengguna," ujar Grab.
Grab mengklaim terus meningkatkan seleksi yang ketat, meningkatkan pelatihan dan edukasi bagi mitra pengemudi. Dari sisi investasi, Grab mengatakan terus ada peningkatan dalam mengembangkan fitur teknologi keselamatan.
Grab juga menyarankan untuk melaporkan ke layanan konsumen Grab atau pihak berwajib apabila penumpang yang mengalami pengalaman kurang menyenangkan selama berkendara
"Layanan konsumen Grab dapat dihubungi 24/7 di +6221 8064 8788 dan melalui fitur Help Center di aplikasi Grab untuk merespons segala bentuk pertanyaan baik dari penumpang maupun mitra pengemudi," kata Grab. (jnp/asa)