Buat membuktikannya, Honda Prospect Motor (HPM) mengadakan sesi khusus pada Kamis (21/3) untuk mengetahui seberapa irit Brio Satya di tangan jurnalis. Sejumlah media termasuk CNNIndonesia.com ikut dalam pengujian tersebut.
Rombongan memulai perjalanan dari pabrik Honda di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Setelah itu haluan diarahkan menuju Bogor dan memutar balik untuk finis di Sirkuit Sentul, Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Honda Brio Satya. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP) |
Semua Brio Satya yang diuji bertransmisi CVT. CNNIndonesia.com berada di kabin salah satu unit bersama dua rekan jurnalis dari media yang berbeda dan tim kami memutuskan pengujian Brio Satya berkelir ungu yang digunakan hanya dilakukan oleh satu sopir selama perjalanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Catatan pada pengujian kali ini Brio Satya sempat dikemudikan tanpa menyalakan AC.
Rata-rata konsumsi bahan bakar mobil yang kami tumpangi sempat naik turun lantaran terjebak kemacetan dan kami memutuskan menyalakan AC di tengah perjalanan. Kondisi konsumsi bahan bakar naik-turun juga terjadi kala melintasi jalanan tidak rata dan tanjakan.
Selama sesi pengujian hasil terbaik yang dicapai tim jurnalis yakni 30,1 km per liter dengan catatan tanpa menyalakan AC sepanjang perjalanan. Tim lain yang menguji dengan kondisi selalu menyalakan AC mendapatkan hasil terbaik 27,2 km per liter.
(ryh/fea)
Honda Brio Satya. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)