"Sekarang yang di share bukan konten still (diam) atau selfie lalu baru posting. Tapi sekarang pembagian konten yang live (langsung) dan real time secara cepat dan otentik. Makanya kami hadir dengan series yang dukung tren social networking sekarang," kata Head Of Product Marketing Samsung Indonesia Deny Galat saat acara peluncuran Galaxy A50 dan A30 di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (22/3).
Kedua ponsel masing-masing memiliki layar berukuran 6,4 inci dengan mengusung panel Super AMOLED. Kedua ponsel juga memiliki poni Infinity yang berbentuk hampir menyerupai huruf O. Khusus untuk Galaxy A50, Samsung membenamkan on screen fingerprint.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbedaan utama antara kedua ponsel berada pada kamera dan komponen dapur pacu.
Lihat juga:Android Q Dirumorkan Meluncur Pekan Ini |
Kedua ponsel telah dilengkapi kamera dengan lensa Ultra-Wide 123 derajat. Lensa wide ini juga bisa digunakan ketika merekam video.
Kemudian Galaxy A50 dibekali dengan Depth Lens untuk menghasilkan efek bokeh yang bisa diatur tingkat kedalamannya. Seusai memotret, tingkat keburaman latar juga masih bisa diatur.
Kedua ponsel juga dibekali dengan AI Camera yang berfungsi untuk mengoptimalkan gambar hingga 20 scenes. Fitur Flaw Detection juga dibenamkan di kedua ponsel.
Lihat juga:Tips Fotografi Mobile ala Jay Subiakto |
Sementara itu RAM 6 GB dengan ROM 128 GB dibanderol dengan harga Rp4,9 juta.
Galaxy A30 dibenamkan prosesor Exynos 7904 dengan RAM 4 GB serta ROM 64 GB dibanderol dengan harga Rp3,4 juta.
A50 dan A30 memiliki baterai berkapasitas 4.000 mAh. Kedua ppnsel juga didukung 15Watt Adaptive Fast Charging yang bisa membantu pengisian daya baterai lebih cepat.
"Gen Z dengan mobilitas tinggi yang streaming seharian atau live sharing seharian. Maka kami hadirkan All Day Battery," kata Irfan. (jpn/eks)