Tembak Satelit, India Klaim Jadi Kekuatan Antariksa Keempat

CNN Indonesia | Kamis, 28/03/2019 07:38 WIB
Tembak Satelit, India Klaim Jadi Kekuatan Antariksa Keempat Ilustrasi misil (United States Army/Handout via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- India menjatuhkan satelit yang ada pada orbit rendah Bumi (Low Earth Orbit), menggunakan misil anti-udara pada hari Rabu (28/3) waktu setempat. Dengan adanya senjata anti-satelit ini, Perdana Menteri India Narenda Modi, mengklaim negaranya telah menjadi kekuatan ruang angkasa keempat dunia setelah Amerika Serikat, Rusia, dan Cina.

"India telah mencetak pencapaian baru hari ini, dan memasukan namanya dalam daftar negara yang memiliki kekuatan luar angkasa," jelas Modi seperti dikutip Reuters.

Para peneliti India telah berhasil menembak jatuh satelit negara mereka yang sudah tidak berfungsi. Senjata anti satelit ini berhasil melakukan tembakan sejauh tiga ratus kilometer di langit yang terletak di orbit rendah Bumi. Senjata anti-satelit tersebut diluncurkan pada pukul 11 waktu setempat.


Dilansir dari The Asian Age, demonstrasi penembakan satelit yang dilakukan India menggunakan misilnya adalah sebuah pencapaian. Modi juga menekankan bahwa aksi ini tidak diarahkan untuk melawan negara manapun.

"Saya meyakinkan kepada komunitas internasional bahwa kapabilitas kami tidak akan digunakan melawan siapapun, selain untuk upaya pertahanan diri India," katanya.

Ajay Lele, anggota senior dari institusi pemerintahan yang mempelajari dan menganalisa sistem pertahanan mengatakan bahwa India terpacu melakukan program anti-satelit melalui tes misil yang pernah dilakukan China. Sebelum disetujui, proyek ini sempat menghadapi berbagi larangan karena adanya resiko kecaman internasional.

Pengumuman ini dilakukan Modi memasuki masa aktif kampanye pemilu India yang akan dilaksanakan 11 April hingga 19 Mei. Sementara perhitungan suara akan dilakukan pada 3 Mei, dan sistem pemerintahan akan ditutup sehari sebelumnya, yaitu tanggal 2 Mei. (lea/eks)