Toyota Persilakan Kompetitor Akses Teknologi Hybrid Prius

Reuters, CNN Indonesia | Kamis, 04/04/2019 11:14 WIB
Toyota Persilakan Kompetitor Akses Teknologi Hybrid Prius Toyota Prius. (Foto: Dok. Wikimedia/CC BY-SA 4.0/El monty)
Jakarta, CNN Indonesia -- Toyota telah memutuskan bakal membuka teknologi hybrid pada Prius hingga bisa diakses siapa saja, bahkan oleh kompetitor. Sekitar 24 ribu paten yang berkaitan dengan Prius dipersilakan digunakan tanpa perlu membayar royalti hingga 2030.

Bukan hanya itu, seperti dijelaskan Reuters, Toyota juga dikatakan bersedia menyuplai komponen hybrid seperti motor listrik, power converter, dan baterai buat kompetitor. Toyota juga siap memberikan konsultasi terkait servis kendaraan hybrid.

"Kami ingin berkontribusi untuk meningkatkan persaingan [dengan mobil listrik murni] dengan menawarkan bukan hanya teknologi kami tetapi juga suku cadang dan sistem ke produsen mobil lain," ucap Executve Vice President Shigeki Terashi.


Strategi ini merupakan upaya Toyota membesarkan pasar mobil hybrid saat banyak produsen otomotif global ingin langsung loncat ke mobil murni listrik.

Gerakan Toyota ini juga semakin memperkuat kepercayaannya bahwa hybrid merupakan alternatif kendaraan listrik. Mobil hybrid punya efisiensi bahan bakar setidaknya dua kali lipat mobil bensin dan tidak butuh infrastruktur rumit seperti stasiun pengisian listrik.

Segmen hybrid mewakili sekitar tiga persen dari total penjualan kendaraan di seluruh dunia. Sementara itu kendaraan listrik murni cuma 1,5 persen.

Toyota merupakan penguasa pasar hybrid di dunia yang memiliki lebih dari 80 persen pangsa pasar penjualan. Sejak pertama kali meluncurkan Prius pada 1997, Toyota sudah menjual lebih dari 13 juta unit mobil hybrid.

Membuka akses teknologi seperti ini bukan yang pertama dilakukan Toyota. Sebelumnya, pada 2015, perusahaan raksasa dunia ini telah membuka akses teknologi fuel cell hingga 2020.

Toyota lagi bertaruh besar pada kendaraan fuel cell, pasar kendaraan yang meneguk air ini terhambat euforia kendaraan listrik. (fea)