Proses penemuan spesies baru ini dilakukan oleh Mijares dan tim sejak 2011. Saat itu, Mijares dan rekannya menemukan lebih banyak fosil mirip manusia termasuk gigi, bagian tulang paha dan tulang tangan.
Empat tahun kemudian, mereka menemukan dua molar lagi, yang diprediksi berusia 50 ribu tahun. Di gua Cagayan, Mijares dan tim menemukan dua tulang dewasa dan seorang anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika Anda mengambil fitur satu per satu, Anda juga akan menemukannya dalam satu atau beberapa spesies hominin namun jika Anda mengambil seluruh kombinasi fitur tak ada spesies lain dari genus Homo serupa yang mengindikasikan bahwa mereka termasuk dalam spesies baru," kata ahli Paleoantropologi asal Prancis Florent Détroit.
Lihat juga:Cara Astronom Ambil Gambar Lubang Hitam |
Fosil hominin tertua yang berumur lebih dari 6 juta tahun pertama kali ditemuka di Afrika. Selama jutaan tahun, hominin bertubuh pendek dan memiliki volume otak kecil.
Sementara fosil Homo yang pertama kali ditemukan berada di luar Afrika yakni Homo erectus sekitar 1,8 juta tahun lalu di Asia Timur dan Asia Tenggara. Di Indonesia, Homo erectus termuda ditemukan berusia sekitar 143 ribu tahun. (din/evn)