Pada misi komersial perdananya, roket Falcon Heavy membawa satelit Arabsat-6A. Satelit ini akan menyediakan akses komunikasi untuk wilayah Timur Tengah, Eropa, dan Afrika.
Diwartakan Reuters, Falcon Heavy dilaporkan meluncur keluar dari atmosfer Bumi sebelum kembali mendarat ke titik pendaratan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pendorong utama dari roket ini mendarat di titik terpisah. Ketiga roket akan diperbaiki lebih dulu untuk digunakan kembali pada misi peluncuran berikutnya.
Lihat juga:Cara Astronom Ambil Gambar Lubang Hitam |
Selain SpaceX, perusahaan penerbangan swasta seperti Boeing dan Blue Origin salig berlomba untuk menjadi perusahaan komersial pertama yang bekerja sama dengan NASA untu membawa manusia ke Bulan.
Pada Maret lalu, SpaceX berhasil melakukan misi nirawak kapsul Crew Dragon ke Stasiun Antariksa Internasional (ISS). Kapsul in ditargetkan bisa digunakan untuk peluncuran pada Juli mendatang. (lea/evn)