Ghosn diberitakan sebelumnya akan menjalani masa penahanan sampai Minggu (14/4), sebelum ada keputusan baru dari pihak berwenang setempat mengutip AFP, Jumat (12/4).
Pria dengan julukan 'Le Cost Killer' itu kembali ditahan pihak berwajib setempat pada Kamis (4/4) atas tuduhan penggelapan US$5 juta dana Nissan yang diperuntukkan bagi dealer di Oman untuk keperluan pribadinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reuters memberitakan setelah penangkapan Ghosn, perawatan ginjal kronis yang dialami pria kelahiran Brasil itu terganggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Nissan Resmi Singkirkan Carlos Ghosn |
Jaksa Tokyo menolak berkomentar mengenai tudingan tersebut ketika dihubungi oleh Reuters.
Ghosn kembali ditangkap setelah empat minggu bebas bersyarat dengan uang jaminan sebesar 1 miliar yen atau sekitar Rp126 miliar.
"Istri Ghosn kebetulan bersama dengan suaminya, saat ia ditangkap, jadi mereka menyita paspor sekaligus telepon genggam miliknya," kata Junichiro Hironaka, ketua tim pembela Ghosn.
"Istrinya bukan tersangka, ini tidak bisa dimaafkan," katanya dalam konferensi pers di Klub Koresponden Asing Jepang mengutip Reuters.
[Gambas:Video CNN]
(mik)