Hal itu disampaikan Jokowi dalam Malam Penghargaan Mitra Juara Gojek 2019 yang diselenggarakan di Allianz Ecopark, Ancol.
Pada acara malam penghargaan yang dihadiri oleh ribuan mitra Gojek itu, Jokowi mengatakan ekonomi digital sangat memberi harapkan untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pendiri dan Global CEO Gojek Nadiem Makarim mengatakan kata 'gojekin aja' telah menjadi kata kerja yang kerap didengar dalam percakapan sehari-hari.
"Kami bangga dan bersyukur atas kepercayaan para pengguna dan mitra-mitra kami. Data App Annie ini membuktikan penetrasi Gojek sebagai aplikasi anak bangsa, mengungguli pemain e-commerce," katanya.
Tak hanya itu, posisi Gojek juga diperkuat oleh analisa YouGov - sebuah perusahaan global independen yang memonitor dan menganalisa ratusan merek di puluhan sektor industri.
YouGov mengatakan Gojek menduduki posisi nomor satu pada kategori Brand Impression, Nilai, Kualitas, Kepuasan, dan Rekomendasi di sektor on-demand, termasuk transportasi dan pesan antar makanan.
Gofood Pemain Terbesar
Catherine Hindra Sutjahyo, Chief Commercial Expansion Gofood, mengatakan Gofood semakin kuat posisinya sebagai pemain online food delivery terbesar di Indonesia. Berdasarkan data internal, pangsa pasar Gofood di Indonesia mencapai 80%
"Kepercayaan merchant kami sejalan dengan kepercayaan dan loyalitas konsumen pada Gofood, yang telah menjadikan Gofood bagian tak terlepaskan dari kehidupan sehari-hari. Hal ini tercermin dari jumlah order yang terus meningkat dari tahun ke tahun," kata Catherine.
Pada akhir 2018, Gofood mencatatkan jumlah order sebesar 30 juta per bulan di Asia Tenggara. Sementara, pertumbuhan jumlah order Gofood mengalami peningkatan tujuh kali lipat, dari Desember 2016 ke Desember 2018. (asa)