YLKI Minta Honda Evaluasi PCX Lokal Terkait Petisi 'Recall'

ray, CNN Indonesia | Kamis, 18/04/2019 11:30 WIB
YLKI Minta Honda Evaluasi PCX Lokal Terkait Petisi 'Recall' Honda PCX produksi lokal. (Foto: Dok. Astra Honda Motor)
Jakarta, CNN Indonesia -- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta Astra Honda Motor (AHM) melakukan evaluasi menyusul petisi 'recall' terhadap produk PCX lokal yang dilakukan salah satu konsumen Honda.

"Ke depan harus ada evaluasi dari Honda, ketika banyak petisi seperti ini saya pikir menjadi evaluasi bagi manajemen, apa yang harus diperbaiki," kata Staf Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI Rio Priambodo saat CNNIndonesia.com hubungi pada Selasa (16/4).

Pengguna PCX lokal bernama Andreas Priyanto membuat petisi recall melalui platform change.org pada Rabu (10/4). Petisi tersebut telah mendapat dukungan lebih dari 2.500 orang sampai dengan hari ini Kamis (18/4) pukul 10.29 WIB.


Ada tiga keluhan konsumen sampaikan terkait kondisi dari motornya, yaitu 'gredek' pada rpm rendah, tarikan gas berat dan kasar di rpm rendah, dan motor mendadak mati.

Menurut Rio Honda wajib memeriksa berbagai hal yang berkaitan dengan unit produksinya itu. Evaluasi harus meliputi produksi, suku cadang, hingga pengiriman sebelum unit PCX tersebut tiba di tangan konsumen.

"Kalau beberapa konsumen tentu ini menjadi evaluasi, apa yang salah dari produksi tersebut," ucapnya.

Rio juga mengatakan bahwa Honda harus menanggapi petisi ini. Menurut dia petisi tersebut dianggap bisa mewakili seluruh suara konsumen PCX produksi lokal di seluruh Indonesia.

"Makanya evaluasi apakah ini semua produk, atau hanya beberapa saja. Ini evaluasi bagaimana proses produksi dan kontrolnya, apakah sudah dicek motor sebelum ke konsumen. Cek kontrol sebelum launching, dan udah diuji coba belom," kata Rio.

Honda sendiri telah merespons keluhan yang disampaikan pengirim petisi. Menurut Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya pihaknya sedang menelusuri akar masalah keluhan konsumen meliputi mempelajari kondisi sepeda motor, mempelajari kebiasaan berkendara konsumen dan riwayat pemakaiannya.

Thomas memastikan PCX 150 bukan produk 'cacat' produksi, sebab sudah melalui berbagai tes dan pengecekan kualitas sesuai standar Honda.

"Yang pasti, sepeda motor Honda yang diproduksi AHM sudah melalui standar pengecekan kualitas yang ketat sebelum dikirim ke konsumen," kata Thomas. (ryh/mik)