Dari pelbagai jenis pesanan itu, driver ojol tersebut memperhatikan tren volume transaksi makanan yang tinggi.
"Ahmad tergiur untuk ganti haluan dari driver Gojek menjadi pengusaha bidang kuliner dan menjadikan Go-food sebagai basis bagi layanan pesan antar makanannya," demikian keterangan tertulis Gojek, Kamis (18/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahmad pun keluar sebagai salah satu pemegang nominasi terbaik penghargaan Mitra Juara Gojek yang digelar di Ancol pada 11 April. Acara itu dihadiri oleh Presiden Jokowi dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Pandjaitan.
Diketahui, riset terbaru mengungkap 93 persen mitra UMKM Go-Food mengalami peningkatan volume transaksi dan 55 persen mitra mendapatkan peningkatan klasifikasi omzet.
Hal itu diungkap Wakil Kepala LD FEB UI Paksi C.K. Walandouw dalam riset terbaru soal kontribusi Gojek terhadap ekonomi nasional. Dia menuturkan kontribusi UMKM Go-Food pada 2018 naik hampir tiga kali lipat dibandingkan dengan 2017.
Riset itu mengungkap 72 persen mitra UMKM memiliki omzet Rp300 juta/tahun dan 75 persen di antaranya menerapkan pembayaran non-tunai setelah menjadi mitra Go-Food. (asa)