GM Goverment Relation MAB Puryanto mengatakan teknologi motor listrik dan baterai diimpor langsung dari China. Puryanto mengatakan perusahaan pemasok komponen bus listrik tersebut merupakan penguasa di bidangnya masing-masing.
Bus listrik MAB menggunakan motor listrik ciptaan CRRC yang berasal dari China. CRRC disebut adalah perusahaan manufaktur motor listrik terbesar di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Puryanto menjelaskan bahwa MAB menggunakan baterai listrik bermerek CATL. Ia mengklaim CATL adalah produsen baterai lithium-ion terbesar di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertimbangan kita juga CATL itu investasi di Indonesia di Morowali. Jadi pada masa yang akan datang, CATL kita harapkan itu nanti bisa membangun industri lithium ion di Indonesia," ujar Puryanto.
Investor asing yang menanamkan investasinya pada pendirian pabrik ini antara lain, perusahaan baterai terbesar China CATL, perusahaan daur ulang baterai GEM, Tsingshin Group, dan perusahaan Jepang Hanwa.
Untuk bisa beroperasi di sini, perusahaan asing itu menggandeng Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) selaku penyedia lahan. Investasi awal disebut mencapai US$720 juta. Namun, investor telah berkomitmen untuk menanamkan investasi hingga US$4,2 miliar selama lima tahun ke depan. (jnp/mik)