Rumah koloni di Mars ini ditempatkan di provinsi Gansu, terletak di barat laut China. Ini adalah daerah di wilayah gurun Gobi ini dipilih karena kondisi iklim ekstrim yang mirip dengan planet Mars.
Pemerintah China lantas memamerkan basisnya ini untuk wisatawan dan karyawisata siswa sekolah. Hal ini dilakukan untuk menanamkan minat terhadap luar angkasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mars Base 1 Camp ditempatkan dilokasi seluas 40 kilometer. Basis ini dibuat sebagai modul yang saling terhubung dan menyerupai markas antariksa yang ada di cerita fiksi ilmiah.
Rencananya lokasi basis tersebut akan diperluas hingga 67 kilometer persegi dan menelan investasi 2,5 miliar Yuan, atau setara dengan Rp5 triliun.
Pengembang berharap basis simulasi ini akan menyedot pengunjung dan membuat mereka serasa ada di planet Mars. Diperkirakan lokasi ini akan mendatangkan dua juta turis pada tahun 2030.
Selain sebagai objek turis, basis ini juga akan menjadi fasilitas pelatihan taikonauts berdasarkan kerjasama dengan pusat astronaut China.
Pendaratan wahana antariksa Chang'e milik China di sisi terjauh Bulan membuat negara tersebut semakin memompa ambisinya untuk misi-misi antariksa di masa depan. China kini tengah mengembangkan roket yang dapat mengirim pesawat antariksa ke planet Mars pada tahun 2020. Setelah itu, peneliti China ingin mempelajari asteroid, serta mendarat pada salah satu bebatuan angkasa tersebut.
Lihat juga:FOTO: Simulasi Hidup di Mars |
"Kami berharap basis ini mengundang semangat eksplorasi ruang angkasa, dan bukan hanya menikmati teknologi yang sudah ada," lanjutnya.
Kamp ini bukan satu-satunya situs bertema Mars di Cina. Di dataran tinggi Qinghai-Tibet, Cina telah meluncurkan "desa" Mars pertamanya pada Maret lalu. (lea/eks)