Honda Jual Ribuan Motor Selama IIMS 2019

fea, CNN Indonesia | Selasa, 07/05/2019 03:05 WIB
Honda Jual Ribuan Motor Selama IIMS 2019 Deretan motor Honda Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 yang berlangsung di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, 25 April 2019. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Astra Honda Motor (AHM) mengaku mencatat angka penjualan sepeda motor mencapai ribuan unit selama 11 hari penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019. Di antara semua unit yang laku, terlaris adalah skutik PCX 150.

AHM mengungkap penjualan di IIMS yang digelar pada 25 April - 5 Mei 2019 sebesar 1.223 unit, sedangkan mendekati setengahnya adalah PCX yang terjual 550 unit. Kontributor terbesar lainnya juga berasal dari keluarga skutik, yakni Scoopy 253 unit, Vario Series 119 unit, dan Beat series 102 unit.

Daftar penjualan motor Honda lainnya yaitu, Forza 37 unit, CBR250RR 35 unit, CMX500 Rebel sebagai Big Bike terlaris di IIMS sebanyak 21 unit, dan CB650R 5 unit.


Selain penjualan, AHM juga mencatat berbagai minat buat model lain. Super Cub C125 yang merupakan barang nostalgia dikatakan diminati 37 calon konsumen dan Big Bike X-ADV yang diluncurkan di IIMS 2019 menarik minat 5 calon pembeli.

Di IIMS 2019, AHM memamerkan 31 unit yang disebar di lima zona di stan berukuran 125 m2. Baru pada penyelenggaraan IIMS pada tahun ini AHM memiliki stan sendiri, sebelumnya sejak 2017 gabung di stan mobil Honda.

Keberhasilan AHM menjual ribuan unit bisa dianggap bukti bahwa IIMS bukan lagi hanya ladang potensial jualan mobil tetapi juga motor.

Meski begitu pencapaian AHM, produsen nomor satu di Indonesia, tidak bisa diikuti Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), yang merupakan produsen nomor dua. YIMM memutuskan tidak ikut IIMS 2019 karena mengatakan ingin fokus pada Jakarta Fair Kemayoran yang akan digelar 22 Mei - 30 Juni 2019.

Di acara penutupan IIMS pada Sabtu (4/5), penyelenggara Dyandra Promosindo mengungkap selama sembilan hari sebanyak 10.148 kendaraan telah terjual, terdiri dari 9.134 mobil dan 1.014 motor. Dalam periode itu disebutkan juga nilai transaksi menyentuh Rp3,1 triliun dan diharapkan bisa mencapai target Rp4 triliun. (fea)