Tiga tahun terakhir Indonesia mulai diramaikan merek mobil China DFSK dan Wuling dengan titel harga 'murah'. Menurut Agnes dua perusahaan itu menunjukkan keseriusan dan optimistis di Indonesia, kendati konsumen dalam negeri belum percaya sepenuhnya.
Produk mobil China punya isu utama, yaitu kualitas dan daya tahan. Kendati demikian produk China mulai memperbaiki produknya dan berani bersaing dengan merek mobil yang sudah eksis di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebetulnya tinggal dibuktiin saja ya, kan gini kalau menurut saya jaman sekarang (orang) sudah pintar," kata Agnes Monica kepada wartawan di Kemayoran, Jakarta Pusat, akhir pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produsen otomotif China terus melakukan pengembangan pada mobil-mobilnya untuk menghasilkan produk terbaik dengan harga terjangkau.
Agnes memberi contoh Glory 560 Turbo dengan harga Rp189 juta, masyarakat sudah bisa membawa pulang Sport Utility Vehicle (SUV).
Fakta di lapangan, mobil China di Indonesia memang identik dengan harga 'murah', dan tidak 'pelit' fitur. Agnes berharap mobil-mobil harga terjangkau dengan fitur berlimpah tersebut dapat menjadi pilihan berkendara konsumen di Tanah Air. (ryh/mik)