'Harga Resmi' Suzuki Jimny Bocor

CNN Indonesia | Rabu, 08/05/2019 22:17 WIB
'Harga Resmi' Suzuki Jimny Bocor Suzuki Jimny 2019. (Foto: Courtesy of Suzuki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga generasi keempat Suzuki Jimny diduga bocor lewat sebuah foto yang terlihat seperti selebaran informasi resmi dari Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang ditujukan ke pihak dealer. Dari foto itu, yang sampai ke meja redaksi CNNIndonesia.com pada Rabu (8/5), memperlihatkan banderol Jimny antara Rp315,5 juta hingga Rp330 juta.

Harga Jimny terbagi menjadi empat varian, yaitu M/T, A/T, M/T (2 Tone), dan A/T (2 Tone). Varian 2 tone dipahami merupakan jenis Jimny yang punya warna berbeda antara bodi dan atap.

Selain itu, di dalam foto juga menyertakan informasi delapan pilihan warna Jimny, yakni white, grey, yellow (2tone), chiffon ivory (2tone), brisk blue (2tone), silky silver, bluish black, dan jungle green.


Dugaan kuat selebaran merupakan informasi resmi dipantau dari bagian bawah yang terdapat tanda tangan dua pejabat SIS plus stempel perusahaan.

Keterangan ini datang berdekatan dengan informasi sebelumnya terkait Jimny, yaitu beberapa unit terekam kamera sedang diangkut truk di jalan tol dan angka Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sudah muncul di situs Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Serangkaian informasi ini semakin menguatkan ancang-ancang SIS meluncurkan Jimny di dalam negeri. Di Indonesia International Motor Show (IIMS) yang digelar 25 April - 5 Mei, Jimny kembali dipamerkan buat menaikkan lagi daya ingat masyarakat.

Pihak SIS belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan terkait foto selebaran ini.

Sebelumnya Head of Brand Development and Marketing Research SIS Harold Donnel sudah menjelaskan keran inden Jimny memang sudah dibuka, namun baru sebatas inisiatif beberapa dealer.

Harold juga tidak bisa menyebutkan dealer mana saja yang sudah membuka inden, termasuk jumlah ketersediaan unit Jimny.

Berikut harga lengkap Suzuki Jimny 2019:
Jimny MT Rp315,5 juta
Jimny MT (2tone) Rp317,5 juta
Jimny AT Rp328 juta
Jimny AT (2tone) Rp330 juta (fea/fea)