Ke depan, ia mengatakan Ovo akan fokus agar bisa digunakan di lebih banyak pedagang kaki lima (PKL) dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Merchant tersebar di 300 kota, dari Sumatera hingga Papua. Ovo sudah berada di 115 juta ponsel pintar di Indonesia," ujar Abraham saat peluncuran fitur Ovo PayLater di Jakarta, Jumat (10/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Grab Bakal Sediakan Fitur Beli Tiket Bioskop |
Menyoal aspek keamanan dari peretasan, Abraham meyakinkan Ovo telah menerapkan standar keamanan aplikasi. Hal ini diungkapkan untuk menjawab masalah maraknya aksi peretasan yang berujung pada pencurian data pribadi pengguna.
"Teknisi keamanan kami ada 200 lebih dan kami menerapkan standar keamanan internasional. Secara perusahaan kami diatur oleh OJK dan BI. Setiap tahun kami diaudit dan salah satunya adalah keamanam," tandasnya. (jnp/evn)