Tips Otomotif

Berkendara Motor Hemat Energi Saat Puasa

fea, CNN Indonesia | Minggu, 12/05/2019 16:22 WIB
Berkendara Motor Hemat Energi Saat Puasa Ilustrasi berkendara. (Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berkendara sepeda motor merupakan salah satu jenis pekerjaan berat, apalagi saat puasa. Hemat energi bisa jadi salah satu solusi menjaga tenaga supaya tubuh sanggup bertahan sampai tiba waktu buka puasa.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut tips hemat energi berkendara saat puasa:

Sebelum mulai pegang setang, program hemat energi dimulai dari mengatur pola tidur dan memaksimalkan sahur. Bila kedua hal itu mencukupi, akan lebih mudah mengatur modal energi yang sudah didapat.


Sebelum berangkat, bikers seharusnya sudah menentukan rute perjalanan dan membaca titik kemacetan, terkadang rute jauh namun lancar masih lebih baik ketimbang dekat tapi macet.

Atur waktu keberangkatan lebih awal dari seharusnya agar berkendara bisa lebih santai. Buru-buru di jalan bisa bikin panik dan boros energi.

Saat berkendara penting buat bikers tetap berpikir positif dan menikmati perjalanan. Cepat emosi, menggerutu, dan selalu menyalahkan orang lain di jalan bikin mental jelek dan menjurus tidak disiplin berkendara.

Sikap berkendara juga mempengaruhi hemat energi. Pastikan punggung tidak bungkuk, posisi duduk nyaman, dan menggunakan perlengkapan berkendara yang aman. Sedikit tips memilih perlengkapan berkendara, gunakan yang materialnya ringan, pilih warna cerah buat mengurangi efek panas, dan jangan terlalu ketat.

Bikers juga sebaiknya memanfaatkan berbagai macam fitur motor buat menghindari pemborosan energi. Misalnya, gunakan keyless, bagasi luas buat menyimpan tas, dan kompartemen buat meletakkan barang agar mudah dijangkau.

Selama perjalanan jaga kecepatan ideal dan atur bukaan gas serta rem dengan efisien, tujuannya agar meminimalisasi pergerakan tubuh. Berkendara santai juga mempermudah menghindari lubang atau jalan jelek yang bisa bikin tubuh cepat lelah.

Kantuk merupakan masalah umum saat puasa yang biasanya ditandai dengan menguap. Gejala menguap biasanya karena kondisi oksigen di otak berkurang yang bisa berkaitan dengan puasa.

Ada banyak alternatif mengatasi ngantuk, misalnya memilih rute berbeda, rajin lihat spion setiap 10 detik, bernyanyi, atau ngobrol dengan penumpang. Namun solusi tepat buat kantuk hanya ada satu, yaitu tidur.

Kantuk memperlambat respons biker sebab itu berisiko saat berkendara. Bila perlu, bikers menepi di tempat aman lalu tidur sebentar.

Hemat energi saat berkendara berbeda artinya dengan malas-malasan. Hal-hal penting untuk menjaga keselamatan saat berkendara tetap harus dilakukan, namun di luar itu bisa dikondisikan agar seperlunya saja. (fea)


BACA JUGA