Xpander di Filipina Disebut Punya Masalah Mesin Mati Mendadak
CNN Indonesia
Kamis, 16 Mei 2019 10:03 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemilik Mitsubishi Xpander di Filipina mengeluhkan mobilnya bermasalah. Masalah Xpander yang sering diutarakan konsumen melalui media sosial, yakni mesin mobil mati mendadak saat mobil melaju pada kecepatan 60 km per jam.
Dari hasil penelusuran, hal tersebut karena pompa bahan bakar Xpander mengalami kerusakan. Komponen yang rusak meliputi Xpander gelombang pertama pengiriman ke Filipina pada tahun lalu. Mitsubishi Filipina juga sudah buka suara terkait masalah itu.
"Kami sangat menyesalkan ketidaknyamanan oleh masalah teknis Xpander. Kami mulai menerima keluhan mengenai masalah pompa bahan bakar sekitar April," kata perwakilan Mitsubishi Filipina mengutip Autoindustriya, Kamis (16/5).
Mitsubishi Xpander yang diproduksi di Indonesia diekspor ke Filipina pada April 2018. Ekspor Xpander ke Filipina tahun lalu jumlahnya disebut mencapai 30 ribu unit.
Mitsubishi bersikap kooperatif dan mempersilahkan konsumennya untuk mengunjungi dealer resmi, namun sementara bukan untuk recall.
Filipina memperoleh Xpander berdasarkan eskpor utuh atau completely build up (CBU) dari Mitsubishi Indonesia. Dihubungi CNNIndonesia.com, perwakilan Mitsubishi Indonesia belum ada yang menjawab terkait masalah tersebut.
Diketahui masalah Xpander sebelumnya juga sempat melanda konsumen di dalam negeri. Banyak dari mereka yang mengeluhkan mesin Xpander, bahkan ada yang menyebut mesin itu kerap mengeluarkan bunyi 'aneh'.
Hanya saja, Mitsubishi berdalih bahwa mobilnya tidak bermasalah. Pihak Mitsubishi pun menawarkan 'solusi' upgrade ECU jika tidak suka dengan karakter mesin. Mitsubishi keukeuh tidak ada recall Xpander saat itu. (ryh/mik)
Dari hasil penelusuran, hal tersebut karena pompa bahan bakar Xpander mengalami kerusakan. Komponen yang rusak meliputi Xpander gelombang pertama pengiriman ke Filipina pada tahun lalu. Mitsubishi Filipina juga sudah buka suara terkait masalah itu.
"Kami sangat menyesalkan ketidaknyamanan oleh masalah teknis Xpander. Kami mulai menerima keluhan mengenai masalah pompa bahan bakar sekitar April," kata perwakilan Mitsubishi Filipina mengutip Autoindustriya, Kamis (16/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mitsubishi bersikap kooperatif dan mempersilahkan konsumennya untuk mengunjungi dealer resmi, namun sementara bukan untuk recall.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, Mitsubishi berdalih bahwa mobilnya tidak bermasalah. Pihak Mitsubishi pun menawarkan 'solusi' upgrade ECU jika tidak suka dengan karakter mesin. Mitsubishi keukeuh tidak ada recall Xpander saat itu. (ryh/mik)