Suzuki Bantah DR150 Meluncur di Jakarta Fair

fea, CNN Indonesia | Senin, 20/05/2019 13:30 WIB
Suzuki Bantah DR150 Meluncur di Jakarta Fair Suzuki DR150. (Foto: CNN Indonesia/Febri Ardani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda dua membantah rumors yang menyebut calon model baru, DR150, akan meluncur di Jakarta Fair Kemayoran 2019. Acara yang lebih dikenal dengan sebutan Pekan Raya Jakarta itu akan dilaksanakan pada 22 Mei hingga 30 Juni 2019.

"Kalau itu saya pastikan enggak mungkin," kata Banggas F Pardede, Marketing Manager (SIS) 2W kepada CNNIndonesia.com, Senin (20/5).

Menurut Banggas, pihaknya masih butuh waktu menyiapkan peluncuran DR150. Saat ini dikatakan SIS masih melakukan pengetesan di jalan-jalan Indonesia sambil menganalisa respons publik dari foto spyshot yang beredar.


Pada Maret lalu, DR150 terekam kamera sedang diuji di Jakarta. Model dual purpose ini diketahui menggunakan mesin SOHC, injeksi Euro 3, suspensi depan telescopic, suspensi belakang monoshock, spidometer digital, tanpa rem cakram belakang, serta memakai pelek depan 19 inci dengan ban 90/90 dan pelek 17 inci dengan ban 110/90.

Strategi Pemasaran

Banggas menjelaskan respons publik pada DR150 mirip saat SIS ingin meluncurkan GSX150 Bandit. Dia menyebutnya 'fifty fifty (50:50)' antara respons positif dan negatif.

GSX150 Bandit yang merupakan versi naked kedua dari GSX-R 150 akhirnya diputuskan dijual meski GSX-S 150 sudah tersedia.

Meski sama model naked, kunci desain GSX150 Bandit yang membedakannya dari GSX-S 150 adalah bentuk jok yang menyambung. Jok terpisah di model naked seperti pada GSX-S 150 banyak dikeluhkan konsumen karena menyulitkan boncengan.

Suzuki Bantah DR150 Meluncur di Jakarta FairSuzuki DR150. (Foto: CNN Indonesia/Febri Ardani)

"Ini hampir sama seperti Bandit, tapi kan kadang-kadang bukan tergantung produknya saja, tergantung 'masuknya' juga," ucap Banggas.

Banggas menyebut salah satu persiapan yang sedang dikerjakan untuk peluncuran DR150 adalah strategi pemasaran.

"Kami masih pelajari hasil reaksi dari kemarin, dari spyshot, dan komentar-komentar yang bergerak," kata Banggas. (fea)


BACA JUGA