Gell-Mann dianggap sebagai salah satu ahli fisikan paling penting di abad ke-20. Namanya dikenal setelah ia mencetuskan teori klasifikasi partikel subatomik - proton dan neutron - yang terdiri dari subunit berpasangan dan disebut quark di tahun 1960-an.
Serangkaian eksperimen kemudian menguji kebenaran teori yang dicetuskan oleh Gell-Mann, yang merupakan kelanjutan studi fisika Large Hadron Collider. Salah satunya adalah studi pembangunan perbatasan Prancis-Swiss yang memanfaatkan teori proton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria kelahiran 15 September 1929 ini dianugerahi Hadiah Nobel Fisika di tahun 1969 atas inovasinya tersebut. Gell-Mann merupakan pengajar di Caltech di Pasadena, California dari tahun 1955 hingga pensiun di tahun 1993.
"Dr Gell-Mann memiliki visi yang jelas dan wawasan mendalam untuk melihat serangkaian data yang berasal dari sejmlah eksperimen dan membuatnya menjadi masuk akal. Ia memberikan paradigma baru di ranah fisika partikel," ungkap Ooguri sesama rekan pengajar di Caltech seperti dilansir AFP.
[Gambas:Video CNN]
(afp/evn)