Pengacara Ghosn, Jessica Finelle, mengatakan, keluarga mendekati kelompok kerja yang menangani penahanan sewenang-wenang di kantor komisioner PBB untuk Hak Asasi Manusia buat mendapatkan ganti rugi.
Dalam permintaan itu, pengacara mengatakan jaminan yang diberikan pada Ghosn sama dengan 'tahanan rumah' dan ditujukan agar melemahkan psikologis menjelang persidangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi |
Pengacara menggambarkan Ghosn merupakan 'sandera' dan meminta PBB mendeklarasikan tindakan Jepang 'sewenang-wenang' dan membebaskan Ghosn tanpa penundaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Maret, Ghosn mendapatkan jaminan bebas dengan syarat tinggal di lingkungan yang diawasi kamera.
Pada April, Ghosn kembali ditangkap karena tuduhan baru. Dia ditahan 21 hari sampai akhirnya mendapatkan jaminan yang kedua.
Saat ini Ghosn sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi persidangan atas empat tuduhan pelanggaran keuangan, mulai dari menyembunyikan sebagian gajinya hingga memanfaatkan dana Nissan untuk kebutuhan pribadi.
Finelle berharap respons dari PBB bisa terjadi sebelum pengadilan Ghosn dimulai. Pengadilan itu diprediksi akan dimulai pada tahun depan. (fea)