CEO ByteDance Zhang Yiming mengatakan bahwa pihaknya sudah sejak lama 'bermimpi' untuk membuat ponsel pintar sendiri yang penuh dengan aplikasi buatan ByteDance.
Selain itu, perusahaan yang berbasis di Beijing ini juga mengkonfirmasi telah melakukan kesepakatan dengan salah satu perusahaan telekomunikasi di China yakni Smartisan awal tahun ini. Dalam kesepakatan itu, ByteDance sepakat untuk mengakuisisi portofolio paten dan memperkerjakan beberapa karyawan Smartisan, laporan itu pertama kali dimuat oleh Financial Times, seperti dilansir dari The Verge
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:6 Tren Pengguna Ponsel Indonesia di 2019 |
Di Amerika Serikat, Komisi Perdagangan Federal mengenakan denda pada TikTok karena melanggar undang-undang perlindungan privasi anak-anak.
Meskipun ponsel buatan Facebook dan Amazon tidak berhasil menjangkau pasar namun saalah satu perusahaan rintisan yang membuat aplikasi swafoto China yakni Meitu nyatanya berhasil memasukkan bisnis ponsel pintar mereka yang dibuat berdasarkan kerja sama dengan Xiaomi. (din/eks)