Ani Yudhoyono dan Lebaran 'Bungkam' Cakap Politik di Medsos

CNN Indonesia | Sabtu, 08/06/2019 18:07 WIB
Ani Yudhoyono dan Lebaran 'Bungkam' Cakap Politik di Medsos Acara pemakaman Ani Yudhoyono. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepergian Ani Yudhoyono dan Lebaran 2019 dinilai berangsur-angsur menjauhkan pembicaraan politik di media sosial usai Pilpres tahun ini.

Ismail Fahmi, peneliti media sosial, menjelaskan perbincangan tentang politik, khususnya nama Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno, di media sosial sudah berkurang drastis sejak 22 Me. Bahkan untuk seminggu terakhir, kata dia, situasi masih serupa sampai akhirnya muncul pernyataan belasungkawa Prabowo saat berkunjung ke Cikeas.

"Jadi sebenarnya publik sudah tidak concern ngomongin Jokowi dan Prabowo, cuma yang merusak pernyataan Pak Prabowo," kata Ismail saat dihubungi via telepon, Jumat (7/6).


Ani Yudhoyono meninggal dunia di Singapura pada 1 Juni lalu dan kemudian dimakamkan di TMP Kalibata pada keesokan harinya.

Tampak dari data Drone Emprit milik Ismail, nama Prabowo-Sandi melejit kembali pada Senin (3/6) lalu. Jumlah mention paslon capres 02 itu tercatat sebanyak 113.709 kali, naik berkali-kali lipat dibanding sehari sebelumnya yang hanya 60.526 kali.


Kembali ramainya pembicaraan soal politik itu dipicu oleh pernyataan belasungkawa Prabowo di hadapan awak media di Cikeas terkait wafatnya Ani Yudhoyono. Mantan danjen Kopassus kala itu sempat menyebut pilihan politik mendiang Ani Yudhoyono yang akhirnya menuai kecaman dari sejumlah pihak.

Sejak 30 Mei, Ismail menyebut pembicaraan publik di media sosial sebenarnya sudah banyak beralih ke topik mudik. Kemunculan topik mudik ini dinilai sebagai bukti bahwa publik sudah tak lagi bernafsu dengan pembahasan berbau politik, terlebih di momen-momen mendekati hari raya Idul Fitri.

"Sebenarnya itu memang blunder besar, tapi kekuatan Idul Fitri langsung meredam sentimen negatif," imbuhnya.


Kendati demikian, pembicaraan mengenai kontroversi ucapan Prabowo tak berlangsung lama ketika memasuki hari Lebaran. Hal itu terlihat dari pembicaraan dengan kata kunci Prabowo-Sandi di media sosial sebanyak 55.228 kali berdasarkan analisis Drone Emprit. Angka itu juga nyaris tak berubah di hari kedua lebaran.

"Memang selalu begitu. Momen-momen besar secara nasional akan mempengaruhi Top of Mind," pungkas Ismail.

[Gambas:Video CNN] (bin/asa)