Polisi Geledah Rumah Ghosn Cari Sumber Biaya Pernikahan

CNN Indonesia | Jumat, 14/06/2019 16:26 WIB
Polisi Geledah Rumah Ghosn Cari Sumber Biaya Pernikahan Polisi Prancis menggeledah rumah Carlos Ghosn di Paris pada Kamis (13/6). (Foto: Behrouz MEHRI / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi Prancis menggeledah rumah Carlos Ghosn di Paris pada Kamis (13/6) sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan memakai dana perusahaan untuk pesta pernikahan mewah di istana Versailles pada 2016.

Pihak berwajib 'menggeruduk' rumah Carlos di kota Etang-la-Ville sebagai bagian dari penyelidikan awal yang diminta oleh Renault awal tahun ini, kata jaksa penuntut di Nanterre, barat Paris seperti dikutip dari AFP, (14/6).

Sebelumnya Renault telah memberi 'isyarat' kepada otoritas Prancis untuk mencurigai transaksi 'janggal' saat Ghosn berada di pucuk pimpinan perusahaan aliansi Renault-Nissan.


Ghosn diduga bisa mengakses Istana bersejarah Versailles untuk merayakan pernikahannya dengan menghabiskan dana senilai 50.000 euro Rp808 miliar.

Pernikahan glamor Ghosn sempat menarik perhatian publik karena kemewahannya. Bahkan pria kelahiran Brasil itu turut mengundang pejabat negara dan investor sejumlah pabrikan otomotif yang ada kaitannya dengan bisnis Renualt dan Nissan.

"Arena untuk acara di Versailles tersedia untuknya tanpa biaya, dan Ghosn tidak menyadari bahwa penggunaan ruang itu akan dibebankan kepada Renault," kata pengacara Ghosn yang berbasis di Prancis, Jean-Yves Leborgne dilansir Reuters.

Ghosn diciduk otoritas Tokyo beberapa saat setelah ia mendarat di Bandara Haneda, Jepang pada Senin (19/11) malam. Ghosn ditangkap atas tuduhan penyalahgunaan wewenang berdasarkan penyelidikan perusahaan otomotif Nissan.

Renault telah memecat Ghosn dari CEO pada 24 Januari, atau dua bulan setelah Ghosn ditangkap di Jepang atas tuduhan pelanggaran keuangan di Nissan. (mik)