Jam bisa diajak chat lewat Facebook Messenger. Ketika diajak chatting, Jam bakal membalas dengan nada bicara yang santai seperti seorang teman. Ia juga akan mengirimkan emoji, gif kekinian, dan tautan ke konten yang tengah viral.
Chatbot Jam berfungsi untuk membahas berita maupun cerita dengan berbagai topik seperti band favorit pengguna. Setelah pengguna menentukan subjek, Jam akan menawarkan serangkaian informasi misal jika pengguna hendak mendiskusikan film, Jam akan langsung menautkannya ke cuplikan video terkait film tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengingat kemungkinan teknologi bot ini harus memimpin percakapan bukan sebaliknya, jika tidak maka akan sangat cepat dibatasi," ujar Co-Founder Jam, Marjolaine Grondin dikutip dari AFP.
Jam pertama kali diluncurkan pada 2016 silam. Saat ini chatbot itu telah digunakan oleh 150 ribu orang di Perancis.
Teknologi chatbot mulai digandrungi sejumlah perusahaan pada 2016 silam. Salah satu perusahaan teknologi raksasa AS, Microsoft pun juga meluncurkan chatbot di tahun yang sama.
Produser Pengembangan Bot untuk BBC News Labs Grant Heinrich menyebut pembacanya 12 kali lebih banyak mengakses buletin harian BBC melalui chatbot daripada yang dikirimkan lewat surel.
"Kami telah melihat hasil yang jauh lebih baik menggunakan bot yang dirancang untuk meminta pendapat penonton daripada meminta audiens untuk mengajukan pertanyaan," jelas Heinrich. (eks/eks)