Bumi tengah mengalami pemanasan cukup ekstrem hingga membuat energi yang berada di permukaan secara umum mengalir ke kawasan-kawasan tertentu, salah satunya India.
Kepala Subbidang Prediksi Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Agie Wandala Putra menjelaskan letak geografis India membuatnya memiliki tekanan lebih besar dibandingkan kawasan lain sehingga gelomban panas menjalar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya bisa berlangsung satu sampai dua hari kemudian normal lagi, kemudian bisa menerpa daerah-daerah lainnya tetapi karena sudah berminggu-minggu dalam kondisi yang kering dan panas sehingga timbul korban jiwa. Itu lebih karena dehidrasi, tubuhnya tidak sadar dehidrasi karena dia bisa berlangsung di pagi dan malam hari," tandasnya.
Untuk mengurangi korban jiwa akibat fenomena ini, BMKG menyarankan agar menjaga pasokan asupan air sehingga tubuh terhindari dari dehidrasi.
"Masyarakat dihimbau sebetulnya kalau sudah kayak gitu memang sirkulasi udara penting, tidak hanya mendinginkan sebetulnya tetapi dehidrasinya. Bukan berarti kita panas lalu kita dinginkan dengan AC tetapi lebih penting asupan air yang cukup," ucapnya.
[Gambas:Video CNN] (din/evn)