Harley-Davidson Buatan China Siap Serbu Indonesia

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Kamis, 20/06/2019 19:44 WIB
Harley-Davidson Buatan China Siap Serbu Indonesia Foto motor 338 cc Harley-Davidson yang akan diproduksi di China. (Foto: harley-davidson.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Harley-Davidson (HD) mengumumkan pada Kamis (20/6) telah menjalin kerja sama dengan Qianjiang Motorcycle untuk menghasilkan motor 338 cc yang akan dijual di China dan negara di Asia lainnya. Strategi menurunkan kapasitas mesin ini membuka peluang lebih banyak konsumen bisa membeli sepeda motor HD.

Sejak HD berdiri pada 1900-an di Amerika Serikat, merek ini selalu identik dengan mesin kapasitas besar. Mesin V milik HD yang legendaris punya ukuran kubikasi pembakaran setidaknya di atas 700 cc.

Motor 338 cc HD itu bakal diproduksi di pabrik Qianjiang di Wenling, China. Peluncuran motor yang namanya belum disebutkan ini bakal dilakukan pada 2020.



Motor Harley-Davidson Buatan China Siap Serbu IndonesiaFoto motor 338 cc Harley-Davidson yang akan diproduksi di China. (Foto: harley-davidson.com)
Dijual di Indonesia

Benelli Motor Indonesia (BMI), pemegang merek Benelli di dalam negeri menyatakan motor HD 338 cc itu bakal dijual di Tanah Air melalui jaringan pemasarannya. Hal ini memungkinkan sebab prinsipal BMI, yaitu Benelli, merupakan salah satu anak perusahaan Qianjiang.

"Tahun depan 2020 akan dipasarkan pertama di China setelah itu baru ke seluruh dunia termasuk Indonesia melalui Benelli Motor Indonesia," kata Direktur BMI Steven Kentjana Putra melalui pesan singkat, Kamis (20/6).

Menurut Steven kerjasama ini dilakukan demi menghasilkan motor bermesin kecil dan murah bagi HD. Tujuannya biar lebih banyak konsumen di luar Amerika Serikat yang bisa membeli motor HD.

Steven belum bisa bicara soal spesifikasi detail motor terkecil HD, dia juga belum bisa memperkirakan harganya di dalam negeri. Dia menyampaikan Steven menyampaikan bulan depan pihaknya bakal berangkat ke China untuk berbicara dengan prinsipal terkait persiapan bisnis pada 2020 itu.

"Intinya produksi di Wenling 2020 dan direncanakan akhir 2020 sudah bisa dipasarkan di pasar domestik China, baru setelah itu dipasarkan world wide termasuk di Indonesia melalui networking Benelli," kata Steven. (ryh/fea)