Besar kemungkinan beban pajak BBN diterapkan bulan depan sejak diajukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI pada awal 2019. Dengan tarif BBN baru, biaya kepemilikan mobil pertama untuk DKI Jakarta akan naik.
Menurut Robert tarif BBN Jakarta terbaru sudah mendapat restu Gubernur DKI Anies Baswedan dan diproses di Badan Legislasi Daerah (Balegda).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI diketahui sedang berupaya menekan angka kepemilikan pertama kendaraan di Jakarta dengan menaikkan BNN kendaraan baru dari 10 persen menjadi 12,5 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya sudah dari dulu (tarif ini), kami udah pernah rancang. Jadi BPRD seJawa sekitar 2014 jadi sudah sepakat untuk angka itu (12,5 persen). Makanya Jawa Tengah udah lama, Jawa Timur bahkan Jawa Barat," katanya.
Terkait kenaikan tersebut, Robert tak khawatir terkait rasio kepemilikan kendaraan bermotor bakal turun untuk wilayah DKI Jakarta.
"Kalau penurunan mungkin sementara, tapi melihat ini tidak jadi ganjalan untuk beli mobil baru. Kecuali (tarif 12,5 persen) itu DKi sendiri. Karena yg lain juga, jadi semua sama. Tidak ada nanti beli mobil di mana terus ke Jakarta," tutup Robert. (ryh/mik)