Tips Otomotif

Servis Mobil 1.000 km Tak Perlu Ganti Oli Mesin

fea, CNN Indonesia | Minggu, 30/06/2019 13:10 WIB
Servis Mobil 1.000 km Tak Perlu Ganti Oli Mesin Ilustrasi ganti oli mesin. (Foto: Istockphoto/vm)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak produsen sudah menentukan, setiap mobil baru yang sudah mencapai 1.000 km perlu mendapatkan servis berkala untuk pertama kalinya. Hal itu mungkin sudah umum dipahami masyarakat, namun yang belum banyak diketahui bahwa saat servis tidak perlu ganti oli mesin.

Totok Yulianto, Section Head of Service Administration Suzuki Indomobil Sales (SIS), menjelaskan, sekitar 10 tahun lalu, penggantian oli mesin saat servis 1.000 km wajib dilakukan. Hal ini mesti dikerjakan sebab dipahami menandakan masa lepas inreyen (penggunaan 0 - 1.000 km).

Totok mengatakan ganti oli mesin saat 1.000 km sekarang tidak lagi dibutuhkan karena produksi mesin sudah semakin modern.


"Karena semua mesin sudah dilakukan running test di pabrik, olinya dikeluarkan lalu diisi oli baru. Jadi tidak perlu lagi pas 1.000 km ganti oli tidak perlu lagi," kata Totok di Bogor, Sabtu (29/6).

Walau tidak perlu ganti oli mesin, Totok tetap menyarankan mobil konsumen dibawa untuk perawatan berkala. Menurut dia selama masa penggunaan 1.000 km ada banyak komponen yang perlu diperiksa keandalannya, bila ditemukan rusak akan diperbaiki.

"Tetap perlu datang ke bengkel resmi karena baut-baut, mur, engine mounting itu harus diperiksa, dikencangkan lagi. Ya otomatis kalau kita bicara digunakan kan kena guncangan, bagian karet pasti ada pergerakan," ujar Totok.

Bagian-bagian mesin lainnya yang dikatakan Totok perlu diperiksa pada servis 1.000 km yakni fan belt, baut roda, kebocoran oli mesin, dan kondisi cairan radiator. (fea)