Kampanye perbaikan massal ini karena ada cacat produksi pada bagian komponen ECU airbag. Kantong udara dapat mengembang dalam kondisi tertentu karena program komputer pada ECU tidak sesuai.
Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmy mengatakan recall ditujukan kepada 96 ribu unit Rush yang telah terjual untuk pasar domestik dan ekspor. Anton menjelaskan dari jumlah tersebut 60 ribu unit di antaranya untuk pasar domestik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anton memaparkan bahwa komponen kerusakan airbag pada Toyota Rush berbeda dari kasus airbag Takata. Seperti diketahui Toyota pernah menarik kembali berbagai macam produk karena masalah pada inflator airbag yang diproduksi Takata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anton berharap seluruh konsumen Rush yang mobilnya teridentifikasi dapat mengunjungi bengkel resmi Toyota terdekat untuk melakukan perbaikan. Konsumen tidak akan dikenakan biaya.
Rush untuk pasar domestik dan ekspor saat ini diproduksi di pabrik Astra Daihatsu Motor (ADM), sementara untuk pengapalan ke luar negeri komandonya dipegang Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). (ryh/mik)