Prancis dan Jerman Tolak Uang Kripto Facebook

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 18/07/2019 03:44 WIB
Prancis dan Jerman Tolak Uang Kripto Facebook Ilustrasi. (REUTERS/Dado Ruvic)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Prancis dan Jerman menyatakan keberatan terkait hadirnya mata uang kripto Libra milik Facebook. Dilansir dari AFP, keberatan kedua negara tersebut karena melihat dampak pada stabilitas keuangan global.

Facebook bulan lalu mengumumkan rencananya untuk meluncurkan Libra. Pengumuman ini disambut dengan keprihatinan oleh pemerintah dan kritik terhadap raksasa jejaring sosial di seluruh dunia.

Masalah ini berada di garis depan pikiran para menteri dan bank sentral dari kelompok negara-negara G7 yang paling maju ketika mereka memulai pertemuan.
"Para menteri keuangan G7 dan gubernur bank sentral yang ada di sini memiliki keprihatinan serius," kata Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz.


"Mereka ingin memastikan bahwa semua peraturan yang ada dipatuhi, dan jika mereka harus diubah di masa depan, sehingga kami dapat menjamin stabilitas sistem keuangan internasional," tambahnya.

"Kami berbicara tentang stabilitas mata uang, keamanan, perlindungan data, dan kontrol demokratis," tambahnya.

Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire, yang telah memperingatkan tentang Libra berulang kali sejak pengumuman peluncuran.
Dia mengatakan dia berharap G7 akan mempertimbangkan perlunya kerangka kerja atau peraturan dan juga apa yang akan menjadi kondisi yang membuat instrumen seperti itu layak.

"Hari ini, kami tidak dapat menerima bahwa instrumen pertukaran muncul ketika tidak menghormati aturan kehati-hatian yang harus dipatuhi semua mata uang berdaulat."

Komentar mereka menggemakan peringatan yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin, yang juga hadir pada pertemuan tersebut.

Dia mengatakan Facebook harus memenuhi standar yang sangat tinggi sebelum bergerak maju dengan Libra.

Mnuchin mengungkap bahwa jenis mata uang virtual ini di masa lalu telah dikaitkan dengan pencucian uang dan kegiatan ilegal.

"Apakah mereka bank atau bukan bank, mereka berada di bawah lingkungan peraturan yang sama," kata Mnuchin kepada wartawan di Gedung Putih.

Libra secara luas dianggap sebagai penantang bitcoin pemain global yang dominan. Diharapkan untuk diluncurkan pada paruh pertama tahun 2020, Libra dirancang untuk didukung oleh sekeranjang aset mata uang untuk menghindari ayunan bitcoin dan cryptocurrency lainnya. (age/age)