Demikian disampaikan JK dalam kata sambutannya saat membuka pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang berlangsung mulai 18-28 Juli di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Serpong, Tangerang.
JK dikenal sebagai seorang pebisnis. Ia mengendalikan bisnis Kalla Group yang merupakan satu kelompok usaha terbesar di kawasan timur Indonesia. Salah satu unit bisnisnya di bidang otomotif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut JK perkembangan industri otomotif Indonesia semakin berkembang pesat. Hal ini ditandai dengan terus meningkatnya nilai investasi di industri otomotif dalam negeri.
"Sekali lagi saya selalu ulang, bahwa tanda-tanda ekonomi suatu bangsa kalau sudah macet karena hanya negara yang bisa membeli mobil masyarakatnya ya bisa macet, negara miskin mana ada yang macet," ucap JK.
"Tapi perlu juga mengetahui sejarah industri otomotif di Indonesia. Ini sudah ada sebelum perang. Sudah ada dari General Motor di Tanjung Priuk (industri). Setelah tahun 60, mobil Amerika jarang masuk karena berbagai hal, maka tahun 60 Astra (masuk) untuk Toyota Assembling (merakit Toyota)," ujar JK. (ryh/mik)