Dalam pidato yang dilakukan di hadapan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Nangoi menyampaikan poin yang pertama, yakni pernyataan bahwa industri otomotif Indonesia sudah 'mandiri untuk memenuhi kebutuhan domestik'.
Nangoi menjelaskan catatan impor kendaraan roda empat pada 2018 sekitar 90 ribu unit, angka itu disebut terus menurun saban tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pencapaian tersebut tertinggi dibanding sebelumnya," ucap Nangoi di lokasi GIIAS di Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Tangerang, Banten.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gaikindo memiliki semangat positif pada 2025 ekspor otomotif Indonesia dapat tumbuh mencapai 1 juta unit. Komitmen industri otomotif akan tercermin dari berbagai teknologi dan produk hasil industri otomotif yang telah diekspor ke berbagai negara yang dihadirkan pada GIIAS 2019," ungkap Nangoi.
Lihat juga:JK: Negara Miskin Mana Ada yang Macet |
Tema GIIAS 2019, yaitu 'Future in Motion', dijelaskan Nangoi memiliki arti sebagai upaya pergerakan industri otomotif Indonesia untuk menyongsong kemajuan pada masa depan yang lebih baik dan untuk bisa berperan lebih penting dalam tatanan jaringan industri otomotif global. (fea)