FOTO: Mobil Balap Tua Dapat 'Angin Segar' di Swiss

REUTERS, CNN Indonesia | Selasa, 30/07/2019 02:05 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Mobil balap dan mobil sport jadul yang sempat berjaya pada masanya, dapat kesempatan muncul ke publik dan menghirup 'udara segar' di Swiss.

Mobil balap 'jadul' Mallock US MKB 1968 muncul di demonstrasi balap Oerlikon di sirkuit sepeda Offene Rennbahn di Zurich, Swiss, pada 23 Juli 2019. Pebalapnya, Bruno Gentilesca duduk di sampingnya. (REUTERS/Arnd Wiegmann).
Mobil balap kuno lainnya, Bugatti 51 A 1936, bersama pebalapnya, Rolf Wyss, juga terlihat menunggu antrean sebelum memulai demonstrasi balap Oerlikon di sirkuit sepeda Offene Rennbahn di Zurich, Swiss, pada 23 Juli 2019. (REUTERS/Arnd Wiegmann).
Caroline Bugatti mengendarai Bugatti Type 43 1929 miliknya ketika demonstrasi balap Oerlikon digelar di sirkuit sepeda Offene Rennbahn di Zurich, Swiss, pada 23 Juli 2019. (REUTERS/Arnd Wiegmann).
Thomas Rutishauser berada di balik kemudi mobil balap Talbot Lago 1953 di demonstrasi balap Oerlikon sirkuit sepeda Offene Rennbahn di Zurich, Swiss, pada 23 Juli 2019. (REUTERS/Arnd Wiegmann).
Mobil balap Maserati 250F 1956 dikemudikan George Kaufmann saat mengikuti demonstrasi balap Oerlikon di sirkuit sepeda Offene Rennbahn di Zurich, Swiss, pada 23 Juli 2019. (REUTERS/Arnd Wiegmann).
Mobil balap tiga roda Morgan Aero Sport 1934 yang dikemudikan Cyril Gautier,  Kawasaki H1R 1970 yang dikendalikan Robert Egolf dan Barbara Winkler-Egolf, serta Rob North IMP Kneeler 1969 yang ditumpangi Mike Zimmerlin dan Burghard Wystemp, juga terlihat demonstrasi balap Oerlikon. (REUTERS/Arnd Wiegmann).
Caroline Bugatti mengendarai Bugatti Type 43 1929 miliknya ketika demonstrasi balap Oerlikon digelar di sirkuit sepeda Offene Rennbahn di Zurich, Swiss, pada 23 Juli 2019. (REUTERS/Arnd Wiegmann).
Christoph Karle mengemudikan mobil sport Lagonda 1938 di depan Rolf Wyss yang memacu mobil balap Bugatti 51 A 1936 ketika demonstrasi balap Oerlikon di sirkuit sepeda Offene Rennbahn di Zurich, Swiss, pada 23 Juli 2019. (REUTERS/Arnd Wiegmann).