Riset: Video yang Menampilkan Anak Lebih Populer di YouTube

Reuters, CNN Indonesia | Jumat, 26/07/2019 16:51 WIB
Riset terbaru yang dirilis Pew Research Center mencatat video YouTube yang menampilkan anak-anak lebih populer dan mendapatkan penonton tiga kali lebih tinggi. Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick)
Jakarta, CNN Indonesia -- Riset terbaru yang dirilis Pew Research Center mencatat video YouTube yang menampilkan anak-anak sebagai yang paling populer. Video yang menampilkan anak-anak mendapat audiens tiga kali lebih besar dibandingkan video lain.

Kendati terkesan lucu, menampilkan anak-anak sebagai materi YouTube dianggap melanggar aturan dan privasi anak di bawah umur.

Untuk itu Google sebagai induk perusahaan YouTube diminta untuk mengambil langkah-langkah aktif untuk membuat layanannya lebih aman bagi anak-anak.


Pew Research mengatakan pihaknya menganalisis aktivitas hampir 44 ribu saluran (channel) YouTube yang memliki lebih dari 250 ribu pelanggan (subscriber) YouTube selama pekan pertama di 2019.

Tercatat hanya dua persen dari 243 ribu video yang diunggah dalam periode tersebut menampilkan setidaknya satu orang berusia di bawah 13 tahun. Kendati demikian, jumlah video yang sedikit ini justru diputar hingga 298 ribu kali, dibandingkan dengan 97 ribu video tanpa menampilkan anak-anak.

Mengutip Reuters, riset yang sama juga mencatat saluran yang mengunggah setidak satu video dengan menampilkan anak-anak rata-rata memiliki 1,8 juta pelanggan.

Anggota parlemen AS dan orang tua merasa cara-cara yang ditempuh YouTube sejauh ini tidak cukup melindungi privasi anak di bawah umur.

Padahal setahun silam Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) menerima protes dari Pusat Demokrasi Digital dan Kampanye untuk Anak-anak Bebas-Komersial (CCFC) yang mengatakan Alphabet melanggar Undang-Undang Perlindungan Privasi Daring Anak-anak.

Dalam keluhannya, CCFC mengatakan Alphabet mendulang keuntungan dari iklan di saluran YouTube dengan menggunakan informasi pribadi anak-anak yang juga ditonton oleh anak-anak.

Menanggapi protes tersebut, YouTube berkilah jika pihaknya selama ini menegaskan bahwa tidak pernah mengizinkan pengguna di bawah usia 13 tahun. Anak perusahaan Alphabet ini engga menanggapi hasil temuan Pew Research.

Pihaknya mengatakan kategori komedi, musik, olah raga, dan tutorial menjadi yang paling populer. Tips menjadi orang tua atau video yang menampilkan anak-anak bernyanyi atau cara berpakaian anak termasuk dalam daftar video populer.

[Gambas:Video CNN] (evn/evn)