Sabtu Pagi, Polusi Udara Jakarta Terburuk di Dunia

evn, CNN Indonesia | Sabtu, 10/08/2019 09:39 WIB
Sabtu Pagi, Polusi Udara Jakarta Terburuk di Dunia Ilustrasi. (Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- AirVisual mencatat polusi udara Jakarta pada Sabtu (10/8) tertingi di dunia. Hingga pukul 09.00 pagi indeks kualitas udara (air quality index) Jakarta sebesar 170 dengan parameter berupa partikel polutan sangat kecil berdiameter kurang dari 2,5 mikrometer (PM 2,5).

Laman resmi AirVisual mencatat konsentrasi PM 2,5 di udara Jakarta saat ini mencapai 92,4 mikrogram per meter kubik.

Angka tersebut jauh di atas jumlah standar konsentrasi udara menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) yakni 25 mikrogram per meter kubik dalam jangka waktu 24 jam.


Dengan kata lain, Jakarta menjadi kota dengan polusi udara terburuk di dunia. Peringkat tersebut disusuk Santiago, Chile dengan angka AQI sebesar 160 dan Dhaka, Bangladesh dengan angka AQI 159.

Jika dirinci berdasarkan daerah, Mangga Dua selatan, Jakarta Pusat menjadi daerah dengan AQI tertinggi mencapai 170. Disusul Pegadungan, Jakarta Barat dengan 169, dan Rawamangun dengan 167.

Senada, situs resmi BMKG mencatat kualitas udara di Jakarta pada Sabtu (10/8) pagi berada dalam kategori tidak sehat. Kemayoran, Jakarta Pusat menjadi daerah dengan tingkat polusi tertinggi dengan skor kualitas udara 153 (PM 10).

Buruknya rerata kualitas udara di Jakarta bisa memicu gangguan jatung dan paru-paru. Kualitas udar ayang buruk ini juga bisa mengganggu kelompok sensitif.

Bagi sebagian orang yang sensitif direkomendasikan mengurangi kegiatan luar ruangan. Bagi masyarakat yang berkegiatan di luar ruangan dianjurkan untuk mengenakan masker polusi. (evn/evn)