SUV Esemka yang Beredar Hasil Kanibalisasi

ray, CNN Indonesia | Jumat, 16/08/2019 16:45 WIB
SUV Esemka yang Beredar Hasil Kanibalisasi Kendaraan jenis Sport Utility Vehicle (SUV) diduga Esemka. (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT SMK akhirnya membuka misteri kendaraan jenis Sport Utility Vehicle (SUV) diduga Esemka yang beredar di jalanan Jakarta pada tahun lalu.

Penampakan SUV bertuliskan Garuda cukup menghebohkan netizen menjelang tutup tahun lalu. Tak ada satu pun pihak Esemka yang bisa dihubungi untuk dimintai keterangan terkait kemunculan kendaraan penumpang itu.

Beberapa bulan berlalu, pihak Esemka akhirnya buka suara. Menurut Presiden Direktur SMK Eddy Wirajaya, mobil tersebut digunakan sebagai objek edukasi siswa-siswa SMK (sekolah menengah kejuruan).


Dijelaskan Eddy, SUV Garuda tersebut telah memanfaatkan beberapa komponen impor untuk dijadikan sebuah kendaraan. Banyak menduga kendaraan merupakan mobil asal China, Foday Landfort yang sengaja diganti emblemnya menggunakan punya Esemka.

"Itu beberapa part terurai beli dari luar dan kolaborasi lokal, jadi kami training ke anak-anak," kata Eddy beberapa waktu lalu.

Eddy enggan berkomentar banyak soal mobil tersebut, namun ia menjanjikan akan 'buka-bukaan' keterlibatan merek mobil lain dalam membangun merek Esemka di dalam negeri.

"Nanti pada saat launching (pikap Bima). Kalau saya jawab sekarang tidak akan surprise, pasti akan saya invite nanti," ucapnya.

Sementara itu Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin Alat Transportasi, dan Elektronika (Ilmate) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Harjanto tak ingin berkomentar banyak terkait dugaan ganti emblem Esemka dengan menggunakan produk China.

Menurut Harjanto terpenting Esemka bisa menjadi produk yang diproduksi di Indonesia.

"Tanya sama mereka. Saya tidak tau. Yamh penting saya mendorong produksi dalam negeri," kata Harjanto.

Esemka saat ini sedang mempersiapkan debut melalui peluncuran pikap Bima. Merek yang punya fasilitas produksi di Boyolali, Jawa Tengah ini juga sedang mencari pemasok komponen lokal untuk mendukung produk perdananya tersebut. (ryh/mik)