MMKSI mengaku akan bertanggung jawab jika memang terjadi kebocoran pada suspensi Xpander.
Kasus suspensi Xpander bocor marak mulai tahun lalu, dimulai aksi para pemilik menduga suspensi bocor karena ada tanda rembes oli pada sektor peredam kejut itu. Konsumen meminta ganti rugi ke pihak dealer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kalau memang ada masalah silahkan ke dealer. Kalau memang perlu diganti, ya diganti. Kalau enggak ya jelaskan. Itu semua dealer kami sudah siap melayani," ujar Irwan.
"Saya tidak hafal jumlahnya. Makanya yang penting datang saja ke dealer, dealer kami bisa jelasin dan cek. Kalau bocor diganti," ucapnya.
Terkait potensi recall dan mengganti dengan komponen baru, Irwan mengaku hal tersebut juga belum dibahas di internal Mitsubishi.
"Ini tidak seperti yang dibayangkan. Saya dan teman saya juga yang kenal sampai sekarang masih fine-fine saja," ungkapnya.
Sebelum masalah suspensi bocor, Xpander juga diserbu mengalami masalah pada bagian mesin. Masalah Xpander hasil produksi pabrik Mitsubishi di Indonesia juga dialami oleh konsumen Mitsubishi di Filipina.
Konsumen Xpander di Filipina mengeluhkan mesin tiba-tiba mati saat mobil bergerak pada kecepatan 60 km per jam. Hasil laporan sementara ada kerusakan pada fuel pump atau pompa bahan bakar.
(ryh/mik)