Jawaban Honda Soal Skutik Petualang ADV 150 Versi 250 cc

fea, CNN Indonesia | Rabu, 21/08/2019 19:43 WIB
Jawaban Honda Soal Skutik Petualang ADV 150 Versi 250 cc Honda ADV 150. (Dok. Astra Honda Motor)
Jakarta, CNN Indonesia -- Astra Honda Motor (AHM) berusaha tidak berkomentar banyak terkait rumors kehadiran ADV 250 usai ADV 150 meluncur di Indonesia pada Agustus. Menurut AHM saat ini 'belum ada hitung-hitungan menjual ADV 250 ataupun memproduksinya di dalam negeri'.

ADV 150 merupakan model pertama yang dirancang terinspirasi moge skutik petualang X-ADV 750. Motor ini seolah menjadi penanda bahwa Honda sedang menyiapkan keluarga besar X-ADV dan membuka kemungkinan akan ada lagi model lain yang serupa. 

Belakangan santer kabar Honda disebut menyiapkan ADV 250 cc untuk kawasan Asia dengan diferensiasinya ADV 300 cc buat Eropa. Beberapa sumber bilang mesin buat ADV 250 diambil dari Forza 250/300.


Catatan penting buat hal ini yaitu ADV 150 diproduksi di pabrik Honda yang berada di Sunter, Jakarta Utara. Sementara itu, Forza 250 yang sudah dijual sejak Agustus 2018 di dalam negeri, diimpor dari Thailand.

"Belum ada," jawab Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya saat ditanya soal ADV 250 di acara touring pertama ADV 150 di Bali, Kamis (8/8).

"Belumlah, kami fokus sama yang 150 dulu. Belum sebulan, penjualan baru juga bulan ini," katanya lagi.

Kapasitas produksi ADV 150 saat ini di pabrik Sunter dikatakan Thomas 10 ribu unit per bulan. Angka itu bisa fluktuatif menyesuaikan permintaan.

Kata Thomas pihaknya sedang mempelajari segmen yang dibuka ADV 150, yaitu 'urban explorer'. Menurut dia segmen jenis ini baru mulai tumbuh dan terus dipantau perkembangannya termasuk di luar negeri.

Meski keturunan langsung X-ADV, desain ADV 150 lebih condong untuk penggunaan perkotaan. Hal itu ditandai dari hilangnya huruf 'X' pada ADV 150 dan hal itu diprediksi juga dialami ADV 250.

Model 'urban explorer' di kelas 250 cc bisa jadi menarik sebab belum pernah ada sebelumnya. Dari berbagai pemberitaan media otomotif luar negeri, model ini sepertinya didamba publik Jepang hingga negara di Eropa.

AHM bisa saja berpeluang menjadi basis produksi ADV 250 kemudian menyebarkannya ke seluruh dunia. Kemungkinan itu ada walau disadari butuh investasi besar sebab AHM belum pernah memproduksi model sejenis berikut mesinnya.

Selain Indonesia, Thailand juga punya peluang pasalnya selama ini mereka sudah memproduksi Forza 250/300. (fea)