Mobil Dinas Jokowi Saat ini Disebut Tak Layak Digunakan

CNN Indonesia | Jumat, 23/08/2019 18:05 WIB
Mobil Dinas Jokowi Saat ini Disebut Tak Layak Digunakan Presiden Joko Widodo di dalam mobil dinasnya. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dana ratusan miliar rupiah yang akan digelontorkan pemerintah untuk penggantian mobil dinas Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta para menterinya didasari banyak hal. Namun hal paling utama, menurut Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), upaya itu dilakukan karena mobil dinas yang sekarang digunakan sudah berusia 10 tahun.

Mobil dinas Jokowi saat ini, sedan Mercedes-Benz S 600 Guard, diketahui merupakan warisan Susilo Bambang Yudhoyono saat menjabat sebagai presiden sebelumnya. Kemensetneg menjelaskan mobil itu diproduksi pada 2008 dan 2009.

Mobil dinas menteri, Toyota Crown, yang juga dipakai pemimpin lembaga lain, dikatakan usianya lebih tua lagi, yaitu diproduksi 2005 dan 2009.


Mercedes Maybach S600 Guard. (Courtesy By Mercedes)

Asisten Deputi Humas Kemensetneg Eddy Cahyono Sugiarto menjelaskan kondisi mobil-mobil lama sering rusak, tidak efisien, serta tidak layak dipergunakan pejabat negara. Atas pertimbangan teknis tersebut maka pengadaan mobil dinas baru dilakukan.

"Membutuhkan biaya perawatan yang tinggi sehingga perlu diremajakan dengan pertimbangan teknis seperti faktor keamanan, keandalan, dan biaya pemeliharaan yang semakin mahal karena usia pemakaian," kata Eddy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/8).

Eddy memaparkan lelang pengadaan mobil pejabat ini dilaksanakan melalui mekanisme tender umum dengan menggunakan sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)

Proses pengadaan telah berkonsultasi lebih dahulu dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) dan merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 76/PMK.06/2015 tentang Standar Barang dan Standar Kebutuhan Barang Milik Negara Berupa Alat Angkutan Darat Bermotor Dinas Operasional Jabatan di Dalam Negeri.

Sesuai hasil tender umum, Mercedes-Benz Indonesia dinyatakan menyediakan mobil dinas presiden. Sementara untuk mobil dinas menteri pengadaannya dilakukan oleh Astra International melalui Toyota Astra Motor (TAM).

Proyek ratusan miliar rupiah ini bakal digunakan membeli dua unit Mercedes-Benz S 600 Guard terbaru untuk digunakan sebagai kendaraan VVIP Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Selain itu dana akan dipakai membeli 101 unit Toyota Crown 2.5 HV (hybrid vehicle) G-Executive sebagai mobil dinas menteri anggota kabinet kerja, pejabat setingkat menteri, pimpinan lembaga negara, serta mantan presiden dan mantan wakil presiden.

Nilai pagu paket untuk pengadaan mobil menteri Rp152,54 miliar, sementara Harga Perkiraan Sendiri (HPS) lelang itu Rp147,312 miliar. (ryh/fea)