Kominfo: Massa Marah di Jayapura Gara-gara Internet Diblokir

CNN Indonesia | Kamis, 29/08/2019 20:37 WIB
Kominfo: Massa Marah di Jayapura Gara-gara Internet Diblokir Kerusuhan di Jayapura. (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebut aksi membakar kantor Telkom Indonesia di Jayapura, Papua disebabkan oleh massa yang terprovokasi karena pemblokiran internet.

"Memang kita tahu dampak bahwa demo hari ini dan kemarin itu muncul beberapa di antaranya yang kemudian terprovokasi karena internet sudah lama hampir sepuluh hari diblokir. Itu yang kemudian mereka membakar beberapa kantor seluler yang ada di sana," kata Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu kepada CNNIndonesia.com, Jakarta, Kamis (29/8).

Dia mengatakan langkah pemblokiran internet yang masih dilakukan sampai hari ini diharapkan akan efektif untuk meredam sebaran hoaks atau informasi bohong soal Papua.



Kendati demikian, kementerian itu mengakui bahwa masih banyak ditemukan informasi palsu yang beredar terkait rusuh di Papua dan Papua Barat.

"Kita harapkan efektif ya, ini kan hitung-hitungan kita melihat situasi, memang secara sebaran [berita bohong] masih terus tinggi. Artinya kami harapkan teman-teman Papua tidak mengakses itu [hoaks], saat mereka mengakses dan terprovokasi kemudian marah," jelas Nando.

Ditanya soal wewenang kepolisian untuk menghapus puluhan ribu konten negatif di media sosal Papua, Kemenkominfo mengatakan pihaknya memang melakukan koordinasi dengan polisi untuk menghapus konten hoaks dan provokatif itu.

"Iya betul, kami dari awal tentu sudah berkoordinasi ya angka itu dari tim mereka [polisi]. Kalau dari kami sudah 290 ribu URL yang kita ajukan untuk diblokir," pungkas Nando.


Sebelumnya, Kantor Telkom Indonesia yang terletak di Jayapura, Papua dibakar oleh massa demo. Kerusuhan ini berimbas pada kantor layanan Telkomsel (GraPARI) Jayapura untuk sementara tidak beroperasi hingga waktu yang belum bisa ditentukan.

Buntut dari kerusuhan itu aktivitas masyarakat Jayapura lumpuh. Pertokoan dan perkantoran tutup sejak pukul 12.30 WIT, termasuk Mal Jayapura yang merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Jayapura.

[Gambas:Video CNN] (din/asa)