Pameran Otomotif di Jerman Diprotes Aktivis Lingkungan

Reuters, CNN Indonesia | Kamis, 05/09/2019 11:17 WIB
Pameran Otomotif di Jerman Diprotes Aktivis Lingkungan Ilustrasi Frankfurt Auto Show di Jerman. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pameran otomotif Internationale Automobil-Ausstellung atau Frankfurt Auto Show di Jerman disebut akan lebih menonjolkan kendaraan ramah lingkungan untuk menghindari protes dari aktivis lingkungan.

Acara IAA akan berlangsung di Frankfurt, Jerman mulai 11-22 September mendatang. Keamanan akan diperketat di sepanjang acara setelah kelompok aktivis bulan lalu menghancurkan 40 kendaraan dan menyerukan agar pameran mobil Frankfurt dibatalkan.

"Kami akan memberikan kontribusi kami untuk perlindungan iklim dan berinvestasi secara besar-besaran dalam mobilitas yang berkelanjutan," kata President Asosiasi Industri Otomotif Jerman (VDA) Bernhard Mattes dalam konferensi pers dikutip dari Reuters, Kamis (5/9).


IIA salah satu pameran mobil ternama yang sangat menyita perhatian dunia dalam beberapa tahun terakhir. Event ini menampilkan mobil-mobil berteknologi canggih di antaranya mobil otonom (bergerak otomatis tanpa sopir). Namun, mobil konvensional berteknologi canggih ini dinilai merusak kondisi lingkungan.

Dalam hal ini, VDA akan mengajak para aktivis lingkungan untuk bergabung dalam debat publik sebelum dan sesudah pertunjukan untuk mempertegas bahwa mengedepankan masa depan kendaraan.

"Kami ingin memberikan jawaban untuk pertanyaan paling mendesak tentang masa depan mobilitas," ucap Mattes.

"Kami mengalami transformasi dari showroom mobil terbesar di dunia ke platform yang paling relevan. Tren dapat dilihat di antara semua pameran utama, titik yang relevan bukan lagi ukuran area, tetapi sejauh mana jangkauan media," ujar Mattes kemudian.

VDA mengatakan ruang pameran telah dipangkas dari sekitar 200.000 meter persegi pada 2017, menjadi sekitar 168.000 meter persegi pada tahun ini dan format telah diubah untuk memasukkan lebih banyak debat interaktif selama pameran berlangsung.

Sementara jumlah peserta pameran telah menyusut menjadi sekitar 800 di tahun ini, dari 994 di 2017. Fiat, Volvo, Mitsubishi, Nissan, Subaru, Chevrolet, Cadillac dan Aston Martin.

Kendati dari ada pihak yang mengecam pameran Frankfurt, namun pameran akan tetap berlangsung karena menjadi tempat utama bagi produsen Jerman untuk memamerkan barang dagangan mereka. (mik)