Dalam spanduk yang dibawa, disebutkan bahwa aksi ini mendukung aksi mahasiswa.
"Mahasiswa bersama umat lawan rezim neolib," seperti tertulis dalam salah satu spanduk yang diarak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Orator Singgung Khilafah di Aksi Mujahid 212 |
"Hidup kita tambah susah apa tambah baik di zaman Jokowi?" Tanya orator.
"Susaaaaah," kompak massa.
[Gambas:Twitter]
Dalam komik tampak para jagoan film Power Rangers tengah menumpukkan tangan. Namun, aksi ini digambarkan sebagai gambar salah satu tokoh dari film anak-anak Teletubbies.
Sementara netizen lain menyindir dengan menulis kalau aksi hari ini sebagai sekuel film yang tidak diinginkan dari aksi-aksi sebelumnya.
[Gambas:Twitter]
Netizen lain mempertanyakan dimana bendera merah putih yang dibawa pada parade ini jika mereka memang ingin menyelamatkan NKRI.
[Gambas:Twitter]
Lihat juga:Riuh Aksi Mujahid 212 Salah Spanduk TAP MPR |
Komentar netizen makin pedas begitu mereka menemukan salah satu spanduk yang dibawa pada aksi ini mengusung TAP MPR yang salah.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Beberapa netizen lantas membeberkan isi TAP MPR no.6 tahun 2000 yang mengatur soal pemisahan Polisi dan TNI.
[Gambas:Twitter]
Lihat juga:NYALANG: Syair Nestapa Ibu Bumi |
"Aturan ini ngatur agar Jokowi bisa mundur dari jabatannya karena rakyat sekarang sudah banyak yang enggak percaya lagi sama dia," kata salah satu peserta aksi yang enggan disebut namanya itu kepada CNNIndonesia.com.
Demonstrasi ini diinisiasi oleh Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), FPI, dan ormas-ormas Islam lainnya yang tergabung dalam Aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI.
Sebelumnya, Ketua Panitia Aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI, Edy Mulyadi, menegaskan bahwa umat Islam ingin ikut serta dalam arus pengubahan. Ia pun meminta umat Islam dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk ikut dalam Aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI.
Aparat keamanan gabungan TNI/Polri pun sudah bersiaga sejak tadi pagi. Di sekitar Jalan MH Thamrin sudah ada ratusan yang berjaga.
(eks)