Kura-kura Berumur 344 Tahun Mati di Nigeria

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 10/10/2019 10:29 WIB
Kura-kura Berumur 344 Tahun Mati di Nigeria Ilustrasi. (Foto: AFP PHOTO / Pablo COZZAGLIO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seekor kura-kura yang diklaim berumur 344 tahun dilaporkan mati di istana kerajaan Ogbomosho, Nigeria barat daya.

Pemilik kerajaan mengatakan kura-kura bernama Alagba ini telah tinggal di istana selama berabad-abad. Toyin Ajamu, pembantu pribadi Raja Jimoh Oyewunmi mengatakan Alagba mati setelah menderita penyakit dalam beberapa waktu terakhir.

"Alagba tinggal di istana selama berabad-abad. Kura-kura menjadi tuan rumah bagi banyak raja di Ogbomoso di masa lalu," ungkap juru bicara istana seperti dilaporan AFP.


Alagba digambarkan sebagai kura-kura tertua di Afrika. Pihak kerajaan memutuskan untuk menyimpan dan mengawetkan jasad Alagba.

Untuk merawat kura-kura ini semasa hidupnya, pihak kerajaan khusus mempekerjakan dua orang. Ajamu mengatakan kura-kura itu dibawa ke istana oleh penguasa ketiga, Isan Okumeyede pada ratusan tahun silam.

Alagba disebut memiliki "kekuatan menyembuhkan" karena banyak orang dengan masalah spiritual yang bersentuhan dengan binatang itu diyakini penyakitnya bisa disembuhkan.

Kendati demikian, para ahli hewan meragukan kura-kura itu bisa mencapai umur 344 tahun. Yomi Agbato, dokter hewan yang berbasis di Lagos mengaku skeptis jika Alagba bisa mencapai umur 344 tahun.

"Biasanya, rata-rata usia kura-kura sekitar 100 tahun. Saya ragu apabila Alagba bisa mencapai usia 344 tahun sebelum mati," ucap Agbato.

[Gambas:Video CNN] (evn/evn)


ARTIKEL TERKAIT