Pertanyaan mendasar kemudian muncul terkait kecepatan internet yang disediakan Palapa Ring. Kadiv Infrastruktur Backbone Badan Aksebilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) Feriandi Mirza menjelaskan terminologi yang digunakan oleh Palapa Ring bukanlah kecepatan akses, tapi kapasitas jaringan.
Palapa Ring memiliki kapasitas jaringan sebesar 100 Gbps. Kapasitas ini disediakan di setiap proyek, artinya satu dari 17 proyek masing masing memiliki kapasitas jaringan 100 Gbps yang bisa dimanfaatkan oleh penyedia jasa layanan telekomunikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyoal kecepatan akses internet, Feriandi mengatakan operator yang akan mengungkap kecepatan sesuai dengan penggunaan kapasitas internet.
"Kecepatan itu akan sangat tergantung dari jaringan dan teknologi akses yangg digunakan. Rentangnya 20 sampai 40 Mbps," kata Feriandi.
Lihat juga:Alasan Palapa Ring Disebut 'Tol Langit' |
Palapa Ring bisa menghadirkan pilihan layanan yang berujung pada kepuasan konsumen. Dominasi satu operator di daerah 3T juga membuat tarif internet di daerah 3T lebih mahal.
Oleh karena itu, kehadiran pelbagai operator atau penyedia jaringan internet yang dirangsang Palapa Ring bisa membuat harga semakin cocok di kantong masyarakat. Tak hanya itu, layanan setiap penyedia jaringan juga bisa semakin meningkat akibat adanya kompetisi ini. (jnp/evn)