Chevrolet Setop Jualan di Indonesia, 14 Karyawan Kena PHK

CNN Indonesia | Selasa, 29/10/2019 15:15 WIB
Chevrolet Setop Jualan di Indonesia, 14 Karyawan Kena PHK Logo Chevrolet. (SAUL LOEB / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkap salah satu konsekuensi keputusan General Motors (GM) menghentikan penjualan di Indonesia, yakni Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan GM Indonesia.

GM Indonesia merupakan perusahaan Agen Pemegang Merek (APM) GM yang menjual salah satu merek milik perusahaan asal Detroit, Amerika Serikat itu, yaitu Chevrolet.

Pada Senin (28/10), GM telah mengumumkan akan menghentikan penjualan kendaraan di Indonesia pada akhir Maret 2020. Presiden GM Asia Tenggara Hector Villareal dalam keterangan resmi mengatakan strategi global GM ingin fokus pada pasar yang memiliki jalur jelas mencapai keuntungan yang berkesinambungan.


Villareal juga menjelaskan 'keputusan ini akan memiliki dampak pada beberapa karyawan kami'. GM dikatakan bakal memberikan pesangon yang sesuai untuk karyawannya.

Harjanto, Direktur Jenderal Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin menjelaskan total jumlah karyawan GM Indonesia sebanyak 20 orang. Sebagian besar kena PHK, sedangkan sisanya bertahan dan mengawal bisnis purna jual.

GM Indonesia diketahui pindah kantor ke kawasan Wisma PI, Pondok Indah, Jakarta Selatan pada akhir 2015. Sebelumnya kantor berada di pabrik GM di Bekasi, namun pabrik itu diputuskan ditutup pada tahun yang sama dan sekitar 500 orang karyawan telah kena PHK.

"Ada pertimbangan bisnis, dia cuma ada 20 karyawan, cuma 14 yang dirumahkan, sisanya masih dipergunakan untuk aftersales dan seterusnya," ungkap Harjanto via telepon, Senin (28/10).

Menurut Harjanto keputusan GM mengibarkan bendera putih di Indonesia murni karena bisnis. Dia menganggap sejak investasi pabrik di Bekasi gagal total penjualan produk Chevrolet semakin kecil dan kalah bersaing.

Masih Melayani Konsumen

Director Communications & External Affairs GM Indonesia Yuniadi Haksono Hartono mengatakan GM tidak sepenuhnya undur diri dari Tanah Air. Dia bilang GM Indonesia tetap berdiri, namun status keagenannya dilepas.

GM Indonesia akan terus melayani purna jual dan garansi untuk konsumen Chevrolet. Yuniadi menyebut tidak ada perubahan skema bisnis pengadaan suku cadang.

"Layanan purna jual akan terus jalan melalui General Motors Indonesia," Yuniadi saat dihubungi, Selasa (29/10).

Menurut Yuniadi, GM Indonesia tetap menggandeng mitra dealer yang sudah bekerja sama untuk memberikan layanan purna jual buat konsumen. Saat ini diketahui total jumlah dealer Chevrolet di Indonesia jumlahnya ada 28.

"Kami akan terus bekerja sama dengan mitra dan authorized service outlet untuk memastikan layanan purna jual akan tetap beroperasi dan tetap melayani para pelanggan," ucap dia.

PHK karyawan GM bukan cuma terjadi di Indonesia, pada September lalu telah diberitakan sebanyak 350 pekerja di Thailand telah diberhentikan. GM mengakui pemangkasan itu namun mengklaim tidak ada perubahan pada operasi bisnis di Thailand. (ryh/fea)